Puding/ Daun Wungu
(Grapthophyllum hortense Nees.)
ACANTHACEAE
- Tanaman herba yang sesuai dijadikan tanaman pagaran dalam landskap taman.
- Turut dikenali dengan nama daun puding hitam, puding merah, pudin, puding perada, handeleum (Sunda), demung (Jawa), daun puteri, temen (Bali).
- Hidup dengan baik di kawasan bersaliran baik dan mendapat sinaran matahari penuh atau sederhana.
- Mempunyai banyak cabang terutama setelah dicantas dengan batang yang tidak berbulu.
- Kulit batang serta daunnya berlendir dan mengeluarkan bau yang kurang enak.
- Daun berbentuk bujur telur dengan hujung yang runcing, tunggal bertangkai pendek dengan letak bersilang.
- Mempunyai bunga majmuk yang menarik berwarna merah keungguan.
- Menghasilkan buah berbentuk lonjong, berwarna ungu kecoklatan dan biji yang berwarna putih.
- Mudah dibiakkan dengan keratan batang dan biji benih.
- Kulit pada batang, bunga dan daunnya digunakan dalam perubatan.
- Tumbuhan ini bersifat diuretik, mempercepatkan pemasakan bisul, pencahar ringan dengan jalan menghalang penyerapan air di dalam lumen usu (mild laxative), pelembut kulit (emolien).
- Bunganya menjadi peluruh haid dan tidak sesuai untuk wanita hamil.
- Antara penyakit yang dirawat dengan menggunakan tumbuhan ini ialah buasir, bisul, bengkak terpukul, melancarkan haid, sembelit dan juga sakit telinga.
- Di Negeri Sembilan, pucuk daun puding jenis ini sangat popular digunakan dalam masakan rendang ayam.
Resipi Rendang Daun Puding:
Rujukan Herba:
Produk utuk Tempahan:
- Benih: RM 7.00/ polibag.
Lihat: Terma dan Syarat











